Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Januari 2009

What happens if you're my Damsel in Distress, but i'm not your Knight In Shining Armour..?

Jangan takut untuk mencoba mencintai seseorang, karena kamu tidak akan tahu seberapa besar kau mencintai seseorang itu, sampai kau kehilangan seseorang itu..

Semakin kamu merasa kehilangan seseorang itu, maka itu membuktikan bahwa kamu mencitai seseorang itu.. Tetapi ketika kamu tidak merasa kehilangan seseorang itu, maka membuktikan bahwa kamu tidak mencitai seseorang itu..

Cinta itu hanya sebuah perasaan yang kita rasakan secara tulus tanpa ada unsur apapun yang memperngaruhinya..

Jadi ketika kamu mencitai seseorang, jika kamu bisa menerima seseorang itu dengan tulus, jika kamu dapat menerima semua kekurangan dan semua kelebihan seseorang itu, jika kamu benar-benar mencintai seseorang itu.. Katakanlah perasaan cintamu padanya.. Jangan pernah berpikir untuk menunggu hari besok atau hari lusa.. Kenapa..? Kita ngak pernah tahu apa yang akan terjadi besok atau "masa depan"..

Kenapa disebut "jatuh cinta"..?
Jatuh berarti kita terjatuh secara tiba-tiba, tidak direncankan kapan kita akan terjatuh, tetapi direncanakan oleh yang diATAS..

Mencintai seseorang itu bukan sebuah kesalahan, karena kita ngak akan pernah tahu kapan kita akan mencitai seseorang, bagaimana kita mencitainya, atau siapa orang yang akan kita cintai.. Karena mencintai seseorang itu hanya terjadi secara tiba-tiba dan tidak akan kita sadari kenapa kita bisa mencitai seseorang itu..

Kita bisa saja mencintai sesorang yang mungkin bukan menjadi pasangan hidup kita untuk selamanya-lamanya.. Mungkin saja kita harus mencintai beberapa orang dahulu, yang mungkin akhirnya kita dapat mencitai seseorang yang akan menjadi pasangan hidup kita untuk selama-lamanya.. Who knows..? Only God knows Anything and Everything..

Tuhan punya rencana dan manusia yang menentukan.. Kita sebagai manusia hanya bisa berdoa, berusaha, dan menentukan keputusan..
Kita harus berdoa karena kita sebagai manusia harus beriman..
Kita harus berusaha karena tanpa usaha kita tidak akan sukses..
Kita harus menentukan keputusan karena itu masa depan kita, dan kita lah yang harus menjalani sendiri..

Memang kita pernah ragu dan bimbang dengan menentukan sebuah keputusan.. Apa lagi kalo menentukan sebuah keputusan dalam hal cinta.. Banyak penuh pertimbangan dan penuh dengan perasaan bimbang dan ragu.. Itu wajar, karena kita sebagai manusia mempunya hati, perasaan, dan kasih sayang.. Dan mungkin hati kita tidak tenang, perasaan kita yang sedang bimbang, sehingga kita menentukan sebuah keputusan yang mungkin salah..

Jika kita mencintai seseorang, kita harus berani berkorban untuk seseorang itu.. Banyak bentuk pengorbanan yang dapat kita lakukan untuk seseorang yang kita cintai itu.. Tapi jika kita berkorban untuk seseorang yang kita cintai, yang kita sayangi, kita tidak mungkin menyesal telah berkorban untuk seseorang itu.. Karena mencintai, menyayangi seseorang secara tulus dan tidak pernah berharap sebuah balasan kasih sayang atau cinta dari seseorang itu..

Salah satu bentuk pengorbanan yang tersulit adalah, kita berkorban diri kita sendiri untuk seseorang yang kita cintai.. Kita harus menjadi seseorang yang bukan siapa-siapa lagi, bukan menjadi pasangan hidup seseorang yang kita cintai, tetapi kita harus melakukan itu agar seseorang yang kita cintai bahagia.. Memang ini merupakan bentuk pengorbanan tersulit, karena di satu sisi kita melihat seseorang yang kita cintai mencitai orang lain, tetapi di satu sisi kita melihat seseorang yang kita cintai bahagia dengan orang itu karena kita bukan menjadi yang terbaik bagi seseorang yang kita cintai itu..

Setelah kita bukan menjadi seseorang yang terbaik buat seseorang yang kita cintai.. Kita hanya bisa mengingat semua kenangan manis yang pernah kita lalui selama kita bisa bersamanya.. Tapi ingat, kita jangan takut menciptakan kenangan baru dengan orang lain.. Karena kita harus bisa bangun dari semua kenangan itu dan harus melangkah maju kedepan untuk mencapai cita-cita kita..

To love is nothing..
To be loved is something..
To love and be loved is everything..

Rabu, 10 Desember 2008

Sepuluh Racun Dalam Diri..

Racun pertama : Menghindar..
Gejalanya, lari dari kenyataan, mengabaikan tanggung jawab, padahal dengan melarikan diri dari kenyataan kita hanya akan mendapatkan kebahagiaan semu yang berlangsung sesaat..
Antibodinya : Realitas..
Cara : Berhentilah menipu diri.. Jangan terlalu serius dalam menghadapi masalah karena rumah sakit jiwa sudah dipenuhi pasien yang selalu mengikuti kesedihannya dan merasa lingkungannya menjadi sumber frustasi.. Jadi, selesaikan setiap masalah yang dihadapi secara tuntas dan yakinilah bahwa segala sesuatu yang terbaik selalu harus diupayakan dengan keras..

Racun kedua : Ketakutan..

Gejalanya, tidak yakin diri, tegang, cemas yang antara lain bisa disebabkan kesulitan keuangan, konflik perkimpoian, kesulitan seksual..
Antibodinya : Keberanian..
Cara : Hindari menjadi sosok yang bergantung pada kecemasan.. Ingatlah 99 persen hal yang kita cemaskan tidak pernah terjadi.. Keberanian adalah pertahanan diri paling ampuh.. Gunakan analisis intelektual dan carilah solusi masalah melalui sikap mental yang benar.. Kebenarian merupakan merupakan proses reedukasi.. Jadi, jangan segan mencari bantuan dari ahlinya, seperti psikiater atau psikolog..

Racun ketiga : Egoistis..

Gejalanya, Materialistis, agresif, lebih suka meminta daripada memberi..
Antibodinya : Bersikap sosial..
Cara : Jangan mengeksploitasi teman.. Kebahagiaan akan diperoleh apabila kita dapat menolong orang lain.. Perlu diketahui orang yang tidak mengharapkan apapun dari orang lain adalah orang yang tidak pernah merasa dikecewakan..

Racun keempat : Stagnasi..

Gejalanya berhenti satu fase, membuat diri kita merasa jenuh, bosan, dan tidak bahagia..
Antibodinya : Ambisi..
Cara : Teruslah bertumbuh, artinya kita terus berambisi di masa depan kita.. Kita akan menemukan kebahagiaan dalam gairah saat meraih ambisi kita tersebut..

Racun kelima : Rasa rendah diri..

Gejala : Kehilangan keyakinan diri dan kepercayaan diri serta merasa tidak memiliki kemampuan bersaing..
Antibodinya : Keyakinan diri..
Cara : Seseorang tidak akan menang bila sebelum berperang yakin dirinya akan kalah.. Bila kita yakin akan kemampuan kita, sebenarnya kita sudah mendapatkan separuh dari target yang ingin kita raih.. Jadi, sukses berawal pada saat kita yakin bahwa kita mampu mencapainya..

Racun keenam : Narsistik..

Gejala : Kompleks superioritas, terlampau sombong, kebanggaan diri palsu..
Antibodinya : Rendah hati..
Cara : Orang yang sombong akan dengan mudah kehilangan teman, karena tanpa kehadiran teman, kita tidak akan bahagia.. Hindari sikap sok tahu.. Dengan rendah hati, kita akan dengan sendirinya mau mendengar orang lain sehingga peluang 50 persen sukses sudah kita raih..

Racun ketujuh : Mengasihani diri..

Gejala : Kebiasaan menarik perhatian, suasana yang dominan, murung, menghunjam diri, merasa menjadi orang termalang di dunia..
Antibodinya : Sublimasi..
Cara : Jangan membuat diri menjadi neurotik, terpaku pada diri sendiri.. Lupakan masalah diri dan hindari untuk berperilaku sentimentil dan terobsesi terhadap ketergantungan kepada orang lain..

Racun kedelapan : Sikap bermalas-malasan..

Gejala : Apatis, jenuh berlanjut, melamun, dan menghabiskan waktu dengan cara tidak produktif, merasa kesepian..
Antibodinya : Kerja
Cara : Buatlah diri kita untuk selalu mengikuti jadwal kerja yang sudah kita rencanakan sebelumnya dengan cara aktif bekerja.. Hindari kecenderungan untuk membuat keberadaaan kita menjadi tidak berarti dan mengeluh tanpa henti..

Racun kesembilan : Sikap tidak toleran..

Gejala : Pikiran picik, kebencian rasial yang picik, angkuh, antagonisme terhadap agama tertentu, prasangka religius..
Antibodinya : Kontrol diri..
Cara : Tenangkan emosi kita melalui seni mengontrol diri.. Amati mereka secara intelektual.. Tingkatkan kadar toleransi kita.. Ingat bahwa dunia diciptakan dan tercipta dari keberagaman kultur dan agama..

Racun kesepuluh : Kebencian..

Gejala : Keinginan balas dendam, kejam, bengis..
Antibodinya : Cinta kasih..
Cara : Hilangkan rasa benci.. Belajar memaafkan dan melupakan.. Kebencian merupakan salah satu emosi negatif yang menjadi dasar dari rasa ketidakbahagiaan.. Orang yang memiliki rasa benci biasanya juga membenci dirinya sendiri karena membenci orang lain.. Satu-satunya yang dapat melenyapkan rasa benci adalah cinta.. Cinta kasih merupakan kekuatan hakiki yang dapat dimiliki setiap orang..

Simpanlah paket tiket untuk perasaan tidak bahagia dan mengaculah pada paket tiket ini saat kita sedang mengalami rasa depresi dan tidak bahagia.. Gunakan sebagai sarana pertolongan pertama dalam kondisi mental gawat darurat demi terhindar dari ketidakbahagiaan berlanjut pada masa mendatang..

Selasa, 25 November 2008

Four Leaf Clover..

Pernah denger four leaf clover..?

Banyak cerita mengenai four leaf clover, menurut legenda setiap helai daun clover mempunyai arti yang berbeda-beda.. Helai daun yang pertama melambangkan harapan, yang kedua melambangkan iman, yang ketiga melambangkan cinta, dan yang terakhir melambangkan keberuntungan..

Tetapi berbeda dengan perkataan orang-orang sekitar kita, jika kita mencari four leaf clover yang katanya dapat memberikan keberuntungan.

Pada saat mencari four leaf clover kita mencarinya dengan penuh harapan agar kita dapat menemukannya, kita juga berdoa agar diberi petunjuk untuk mendapatkanya, dengan iman yang kuat dan rasa cinta yang tinggi kita pun dengan tekun mencarinya, dan akhirnya dengan keberuntungan kita mendapatkan four leaf clover..

Akhirnya, keberuntungan kita akhirnya hilang dengan "beruntung" mendapatkan four leaf clover.. Hehe..

Kamis, 31 Juli 2008

Cinta..?

Cinta adalah sesuatu perasaan kasih sayang yang secara tiba-tiba kita lakukan kepada seseorang yang sangat special dan kita tidak akan pernah menyesalinya..